Sabtu, April 13, 2013

Speechless

-- aku tahu aku selalu mengecewakanmu tapi engkau tidak pernah merasa kecewa.. aku tahu engkau selalu bersabar saat aku mengeluh saat aku marah sedih.. tapi ingatlah itulah proses untuk menjadikan aku seorang pemimpin yang lihai dan menjadikan aku seorang yang sabar dalam menghadapi ujian dari ALLAH SWT .. do'akanlah selalu.. aku ingin syahid.. syahid di jalan allah... jangan bersedih jika aku tidak kembali dari pondok dalam keadaan selamat karena aku selalu berharap mati syahid.. apapun seruannya kapanpun waktunya dan dimanapun aku akan selalu menjadi pembela setia agama ALLAH.. walaupun saat itu tusukan pedang menancap di dadaku dengan 5 tusukan panah hinggap di kaki dan punggungku tapi .. mengertilah itu adalah kematian yang sangat aku inginkan .. aku selalu berharap dapat bertemu dengan idolaku Mush'ab Bin Umair.. di jannahNya kelak dan aku selalu mendo'akanmu bisa bertemu dengan nusaibah binti ka'ab dan Ali Bin Abi Thalib.. di akhirat kelak.. aamiin.. aku berharap kematian mulia mengiringiku kemanapun aku pergi.. aku selalu berharap.. layaknya abu jandal dan abdullah bin suhail.. kakak beradik yang atas izin allah syahid.. dan aku ingin seperti itu,, aku akan syahid lebih dulu di jalan allah di bandingkan engkau.. izinkalah aku wahai kakakku tercinta.. semoga kita selalu membuat ayah bangga dan ibu yang telah lebih dulu bertemu dengan Allah.. laa Haula wa Laa Quwwata Illaa Billaah.. --

# a touching letter from someone who i loved very much. something that always makes me want to cry. instead because she will leave me or i will leave her. but because i know how much she loves me because Allah. thanks a lot my dear.
Take care in there, dede.. Hopefully meet in Jannah.. :')
Laa Haula wa Laa Quwwata Illaa Billaah


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aksi Mujahid 212: Saatnya Ulama dan Umat Bersatu Terapkan Syariah Kaffah

Beberapa waktu lalu, tepatnya pada Sabtu (28/9/19), telah berlangsung Aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI di Jakarta. Aksi yang diselenggarakan...